PT Chemifin Jaya Utama

Ashland · Rheology Modifier

Natrosol Hydroxyethyl Cellulose (HEC)

Chemifin adalah distributor Ashland untuk Natrosol HEC di Indonesia. Natrosol dapat dipakai sebagai pengental di produk cat, emulsi, oil drilling fluid dan lain-lain.

Natrosol merupakan produk berbahan dasar selulosa yang telah dieterifikasi menjadi hidroksi etil eter. Natrosol adalah polimer yang larut dalam air dingin maupun panas, bersifat non ionik, berbentuk bubuk, dan mempunyai kelarutan terbatas dalam pelarut organik.

Kegunaan Natrosol secara umum diantaranya sebagai pengental, rheology modifier, stabiliser, suspending agent, protective colloid, dan water retention agent.

Tipe Natrosol HEC

Dua kelompok utama yang kami suplai, dibedakan berdasarkan ketahanan terhadap biodegradasi enzim.

KategoriDeskripsiTipe Natrosol
Natrosol 250 HEC — Non Biostable / Non Enzyme ResistanceBerfungsi sebagai protective colloid dalam proses polimerisasi, atau dalam sistem yang mempunyai kendali yang baik terhadap mikro organisma.Natrosol 250 LR, Natrosol 250 HR
Natrosol 250 HEC — Biostable / Enzyme ResistanceMemberikan ketahanan yang sangat baik terhadap biodegradasi mikro organisma. Tersedia dalam beberapa tingkat kekentalan mulai dari 1000–7000 cps (dalam larutan 1%) sehingga dapat digunakan dalam berbagai jenis cat emulsi. Memberikan thickening efficiency, color acceptance, dan in-can stability yang baik. Tidak sensitif terhadap pH dan surfaktan.Natrosol 250 MHBR, 250 HBR, 250 H4BR, 250 HHBR, 250 HHBR 5070

Aplikasi Utama

  • Cat dan coating berbasis airPengental dan rheology modifier — mengatur viskositas, daya sebar, dan sag resistance
  • Emulsi dan polimerStabiliser dan protective colloid selama polimerisasi emulsi
  • Oil drilling fluidPengental dan pengendali filtrasi pada cairan pengeboran
  • Perekat dan produk berbasis semenWater retention agent
  • Personal care dan deterjenPengental non ionik yang kompatibel dengan berbagai formulasi

Keunggulan

  • Larut dalam air dingin maupun panas
  • Bersifat non ionik — tidak sensitif terhadap pH dan surfaktan
  • Tersedia dalam rentang kekentalan 1000–7000 cps (larutan 1%)
  • Tipe biostable tahan terhadap biodegradasi enzim mikro organisma
  • Thickening efficiency, color acceptance, dan in-can stability yang baik

Pertanyaan Umum

Apa itu Natrosol HEC dan apa fungsinya?

Natrosol adalah hydroxyethyl cellulose (HEC) dari Ashland — polimer selulosa non ionik berbentuk bubuk yang larut dalam air dingin maupun panas. Fungsinya sebagai pengental, rheology modifier, stabiliser, suspending agent, protective colloid, dan water retention agent.

Apa perbedaan Natrosol biostable dan non biostable?

Tipe biostable (enzyme resistance) tahan terhadap biodegradasi oleh enzim mikro organisma, sehingga viskositas cat tidak turun selama penyimpanan. Tipe non biostable cocok untuk sistem yang sudah memiliki kendali mikro organisma yang baik, misalnya sebagai protective colloid dalam proses polimerisasi.

Berapa rentang kekentalan Natrosol biostable?

Tipe biostable tersedia mulai dari sekitar 1000 hingga 7000 cps pada larutan 1%, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai jenis cat emulsi.

Apakah Natrosol sensitif terhadap pH dan surfaktan?

Tidak. Natrosol bersifat non ionik, sehingga tidak sensitif terhadap perubahan pH maupun keberadaan surfaktan dalam formulasi.

Siapa distributor Natrosol Ashland di Indonesia?

PT Chemifin Jaya Utama adalah distributor Ashland untuk Natrosol HEC di Indonesia, dengan stok di Jakarta dan Surabaya.